Datangkan N’Golo Kante Jadi Solusi Real Madrid soal Krisis Pemain Tengah?

Real Madrid yang kini sedang memikirkan soal krisis pemain tengah yang mereka alami ternyata sudah memunculkan kabar baru.

Saat ini Real Madrid sedang mengalami krisis pemain tengah dimana hanya ada tiga pemain tengah yang fit dan bisa dimainkan.

Pemain tengah tersebut adalah Toni Kross, Casemiro, dan Federico Valverde.

Deretan gelandang tim berjuluk Los Blancos itu seperti Luka Modric, James Rodriguez, Isco, dan Brahim Diaz sedang mengalami cedera sehingga harus menepi.

Sebagai langkah lanjutan, Real Madrid ternyata sudah memiliki rencana baru untuk mengatasi masalah tersebut serta mencegahnya kembali terjadi di masa depan.

Real Madrid dikabarkan sudah memiliki pemain buruan baru untuk mengisi dan memperkuat lini tengahnya.

Los Blancos dikabarkan sedang membidik pemain tengah Chelsea yakni N’Golo Kante.

Los Blancos dikabarkan serius untuk mendatangkan N’Golo Kante ke Santiago Bernabeu dengan melakukan perjanjian transfer dengan Chelsea.

Perjanjian tersebut kabarnya berisi tentang kepindahan N’Golo Kante ke Real Madrid pada bursaa transfer musim 2020 nanti.

Mantan pemain Chelsea yang kini membela Real Madrid yaitu Thibaut Courtois dan Eden Hazard mengaku senang dengan kabar tersebut.

Thibaut Courtois dan Eden Hazard mengharapkan timnya mampu mewujudkan rencana untuk mendatangkan mantan rekan mereka di Chelsea.

Di sisi lain, seperti yang dikutip dari BolaSport, N’Golo Kante dikabarkan merasa tersanjung dan senang dengan minat yang datang dari Real Madrid itu.

Namun demikian, belum ada informasi resmi soal apakah nantinya ketiga pihak yaitu Chelsea, Real Madrid, dan N’Golo Kante akan setuju dengan negosiasi ini nantinya.

Real Madrid sendiri baru saja memetik kemenangan saat menghadapi Levante pada La Liga 2019/2020 matchday keempat.

Real Madrid menang dengan skor tipis 3-2 atas Levante dengan memaksakan Casemiro dan James Rodriguez bermain.

Sebelumnya, Casemiro diprediksi akan diistirahatkan oleh Zinedine Zidane karena baru saja pulang dari laga internasional membela timnas Brazil.

Sementara itu, James Rodriguez dikabarkan masih dalam tahap pemulihan cedera.

Namun demikian, ternyata pelatih Real Madrid memainkan dua pemain tengah tersebut dan menempatkan mereka dengan formasi 4-1-4-1.

Real Madrid Menunggu Solusi Zinedine Zidane yang Krisis Pemain Tengah

Saat ini tim dari kompetisi La Liga, Real Madrid, sedang mengalami situasi yang tak menguntungkan untuk perjalanan mereka di musim kompetisi 2019/2029.

Jika menilik materi pemain dari Real Madrid, saat ini pelatihnya yaitu Zinedine Zidane mungkin sedang pusing dan harus memutar otak untuk timnya.

Pasalnya, saat ini Real Madrid sedang mengalami krisis pemain tengah yang mana beberapa pemain andalan yang berposisi di lini tengah tak akan bisa ditampilkan.

Beberapa pemain tengah tim berjuluk Los Blancos itu diberitakan sedang mengalami cedera.

Bahkan, dengan kabar terakhir yang menyebutkan bahwa Luka Modric saat ini juga sedang cedera, maka Real Madrid hanya memiliki satu pemain yang bisa turun di posisi lini tengahnya.

Luka Modric mengalami cedera otot abductor pada kakinya ketika menjalani laga internasional membela tim nasional Kroasia.

“Setelah tes dilakukan hari ini, pemain kami Luka Modric telah didiagnosa mengalami cedera otot abductor kaki kanan,” pernyataan Real Madrid yang dikutip dari BolaSport.

Pemain tengah Real Madrid yang masih sehat dan fit untuk diturunkan pada pertandingan selanjutnya adalah Casemiro, Federico Valverde, dan Toni Kross.

Namun, Casemiro dan Federico Valverde diperkirakan tidak mungkin diturunkan karena akan diistirahatkan.

Casemiro sudah bermain untuk timnas Brazi di laga internasional sebanyak dua kali dan Federico Valverde juga sudah bermain dua kali untuk timnas Uruguay.

Pastinya, manajemen Los Blancos tak akan mengambil risiko untuk tetap memaksa dua pemain tersebut bermain dan akan mengistirahatkan mereka.

Pemain lain seperti Isco, Brahim Diaz, dan James Rodriguez juga masih dalam tahap pemulihan untuk kondisi tubuh mereka yang sempat dikabarkan cedera.

Maka dari itu, Zinedine Zidane hanya memiliki Toni Kroos yang fit 100 persen dan bisa ditampilkan tanpa diiringi dengan risiko cedera.

Selain pemain tengah, Real Madrid juga belum bisa memainkan dua pemain sayapnya yakni Eden Hazard dan Marco Asensio.

Kedua pemain tersebut juga sedang mengalami cedera.

Situasi tersebut membuat tim asal Ibu Kota Spanyol itu kesulitan karena mereka akan menghadapi Paris Saint-Germain pada ajang Liga Champions 2019/2020 dalam waktu dekat ini.

Kegagalan Paul Pogba ke PSG Disebabkan oleh Efek Domino dari Banyak Pihak

Pada bursa transfer musim panas yang baru saja ditutup ini ternyata sudah menyingkap sebuah tabir baru yakni soal salah satu pemain Manchester United, Paul Pogba.

Paul Pogba memang menjadi bahan spekulasi oleh para media di luar negeri.

Hal tersebut tak lepas dari niatnya untuk meninggalkan Manchester United pada bursa transfer musim panas lalu.

Paul Pogba pun diberitakan sudah secara terang-terangan menyatakan keinginannya untuk hengkang dari tim yang bermarkas di Old Trafford itu.

Real Madrid adalah klub yang diisukan sedang mengejar tanda tangan pemain yang berposisi sebagai gelandang tersebut.

Paul Pogba juga dikabarkan tertarik untuk pindah ke Real Madrid karena di sana ada pelatih yang juga merupakan sesama warga negara Prancis yaitu Zinedine Zidane.

Akan tetapi, ternyata kabar tersebut hanyalah merupakan isu yang dibuat oleh beberapa media saja.

Faktanya, Paul Pogba justru secara mengejutkan diberitakan sudah selangkah lagi di depan pintu keluar Manchester United untuk membela tim asal Prancis, Paris Saint Germain.

Dikutip dari BolaSport, Paul Pogba nyaris bergabung dengaan PSG pada detik-detik akhir penutupan jendela transfer musim panas lalu.

Manchester United yang secara mengejutkan sudah menolak proposal Real Madrid ternyata menyetujui penawaran yang diajukan oleh PSG.

PSG diberitakan berencana untuk mengeluarkan biaya transfer sebesar 134 juta pounds atau sekitar Rp 2,31 triliun.

Agen Paul Pogba yaitu Mino Raiola pun dikabarkan akan terkena cipratan dari transfer tersebut yaitu dengan dana sebesar 22 juta pounds atau sekitar Rp 379 miliar.

Kabarnya, Paul Pogba bahkan sudah sepakat dengan gaji yang ditawarkan oleh PSG yaitu senilai 429 ribu pounds per pekan.

Namun demikian, Paul Pogba akhirnya gagal menuju ke Paris karena situasi domino untuk saga transfer PSG.

Gagalnya pemain PSG, Neymar, kembali ke Barcelona nyatanya secara tidak langsung membatalkan kepindahan Paul Pogba.

Sebenarnya, PSG sudah merestui Neymar pulang ke mantan klubnya yaitu Barcelona.

PSG setuju untuk melepas Neymar jika Barcelona mau membayar mahar transfer dan ditambah pemain mudanya, Ousmane Dembele.

Akan tetapi, Ousmane Dembele menolak menjadi tumbal kepulangan Neymar dan tidak ingin dirinya masuk ke dalam daftar kesepakatan pemain asal Brazil itu.

Neymar pun gagal kembali ke Barca dan Paul Pogba juga gagal menuju ke PSG pada akhirnya.