Anak Asuhnya Dibantai PSG, Ini Reaksi Zinedine Zidane

Real Madrid harus rela menerima fakta menyakitkan setelah laga perdana Liga Champions musim 2019/2020 dimulai.

Bertandang ke markas Paris Saint-Germain (PSG), Real Madrid dihajar tiga gol tanpa balas oleh tuan rumah.

Penampilan skuad asuhan Zinedine Zidane itu pun mendapat sorotan dari berbagai pihak setelah kekalahan telak itu.

Dalam sesi konferensi pers setelah laga tersebut, Zinedine Zidane mengakui bahwa timnya memang tampil buruk.

Zinedine Zidane bahkan mengakui bahwa PSG pantas menang karena menampilkan permainan yang lebih baik.

“PSG lebih baik dari kami dalam semua aspek seperti cara bermain, penguasaan lini tengah, dan yang paling menyebalkan, intensitas permainan mereka,” ujar Zinedine Zidane yang dikutip dari Marca.

“Pertandingan pun tentu berjalan sulit jika Anda tidak memulainya dengan kuat,” tutur Zinedine Zidane lagi.

Zidane lebih lanjut juga mengomentari permainan yang ditampilkan oleh anak asuhnya ketika menghadapi PSG.

Zidane secara tersirat mengungkapkan kekecewaannya terhadap permainan yang ditunjukkan oleh tim berjuluk Los Blancos yang diasuhnya itu.

Menurut Zidane, Real Madrid seharusnya mengubah permainan ketika tim sedang dalam keadaan tertekan.

“Tim yang saya asuh tidak menunjukkan intensitas bermain yang tinggi dalam kompetisi ini,” ungkap Zidane.

“Kami tahu lawan akan bermain menekan, tetapi kami juga tidak mengubah permainan,” kata dia menambahkan.

Real Madrid memang sebelumnya dikabarkan tidak tampil dengan kekuatan penuh ketika menghadapi PSG di laga perdana Liga Champions 2019/2020.

Real Madrid setidaknya tidak bisa memainkan pemainnya sebanyak tujuh orang dengan alasan berbeda-beda.

Marcelo, Luka Modric, Isco, Fede Valverde, dan Marco Asensio tak bisa dimainkan pada laga melawan PSG tersebut.

Mereka kabarnya mengalami cedera dan harus menepi untuk melewati tahap pemulihan cedera yang mereka alami.

Sementara itu, dua nama pemain lain yang tak bisa dimainkan di laga PSG adalah Nacho Fernandez dan Sergio Ramos.

Nacho Fernandez dan Sergio Ramos tak bisa bermain untuk Los Blancos karena mendapat hukuman akumulasi kartu kuning.

Setelah laga melawan PSG ini berakhir, Los Blancos pun harus bersiap untuk menjalani laga berikutnya.

Real Madrid bakal berhadapan dengan Sevilla pada tanggal 23 September mendatang.

Real Madrid Bertandang ke PSG dengan Skuad Pincang

Real Madrid akan menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) pada laga perdananya di Liga Champions 2019/2020.

Akan tetapi, sudah ada berita tak menyenangkan menghampiri skuad Real Madrid jelang laga melawan PSG.

Real Madrid akan memulai petualangan barunya di Liga Champions musim ini dengan beberapa pemain yang absen di laga melawan PSG nanti.

Tim berjuluk Los Blancos itu setidaknya tidak akan bisa memainkan pemainnya hingga berjumlah tujuh orang dengan alasan berbeda-beda.

Dilansir dari Marca, beberapa pemain seperti Marcelo, Luka Modric, Isco, Fede Valverde, dan Marco Asensio dikabarkan tidak bisa ditampilkan karena mengalami cedera.

Pemain pemain tersebut harus absen untuk menjalani proses pemulihan cedera yang merkea alami.

Sementara itu, dua nama selanjutnya yakni Nacho Fernandez dan Sergio Ramos juga akan absen.

Nacho Fernandez dan Sergio Ramos tak bisa dimainkan oleh pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane karena mendapat hukuman akumulasi kartu kuning.

Los Blancos pun dikabarkan akan mengandalkan trio barunya yaitu Gareth Bale, Karim Benzema, dan Eden Hazard di lini serangnya.

Di lini tengahnya, Real Madrid diperkirakan akan memasang James Rodriguez, Toni Kross, dan Casemiro.

Namun, nama Casemiro juga belum pasti diturunkan mengingat dia masih memerlukan istirahat setelah pertandingan internasionalnya membela timnas Brazil.

Di posisi bek, Real Madrid kemungkinan besar bakal memainkan Raphael Varane, Ferland Mendy, Dani Carvajal, dan Eder Militao.

Untuk posisi penjaga gawang, Los Blancos diprediksi bakal memasang Thibaut Courtois yang merupakan kiper utama merka.

Di sisi lain, PSG pun tak bisa menampilkan kekuatan penuh ketika menghadapi Real Madrid.

PSG dikabarkan tak akan diperkuat oleh dua pemain andalannya yaitu Kylian Mbappe dan Neymar yang masih mengalami cedera.

Laga PSG vs Real Madrid sendiri akan digelar pada hari Rabu (18/9) pukul 02.00 WIB di Parc des Princes, Paris, Prancis.

Pertandingan ini akan menjadi pertandingan nostalgia antara kiper baru PSG, Keylor Navas dengan mantan timnya.

Keylor Navas hengkang dari Real Madrid pada bursa transfer musim panas ini dengan meninggalkan sejarah prestisius dengan membantu Los Blancos meraih hattrick trofi Liga Champions.

Kegagalan Paul Pogba ke PSG Disebabkan oleh Efek Domino dari Banyak Pihak

Pada bursa transfer musim panas yang baru saja ditutup ini ternyata sudah menyingkap sebuah tabir baru yakni soal salah satu pemain Manchester United, Paul Pogba.

Paul Pogba memang menjadi bahan spekulasi oleh para media di luar negeri.

Hal tersebut tak lepas dari niatnya untuk meninggalkan Manchester United pada bursa transfer musim panas lalu.

Paul Pogba pun diberitakan sudah secara terang-terangan menyatakan keinginannya untuk hengkang dari tim yang bermarkas di Old Trafford itu.

Real Madrid adalah klub yang diisukan sedang mengejar tanda tangan pemain yang berposisi sebagai gelandang tersebut.

Paul Pogba juga dikabarkan tertarik untuk pindah ke Real Madrid karena di sana ada pelatih yang juga merupakan sesama warga negara Prancis yaitu Zinedine Zidane.

Akan tetapi, ternyata kabar tersebut hanyalah merupakan isu yang dibuat oleh beberapa media saja.

Faktanya, Paul Pogba justru secara mengejutkan diberitakan sudah selangkah lagi di depan pintu keluar Manchester United untuk membela tim asal Prancis, Paris Saint Germain.

Dikutip dari BolaSport, Paul Pogba nyaris bergabung dengaan PSG pada detik-detik akhir penutupan jendela transfer musim panas lalu.

Manchester United yang secara mengejutkan sudah menolak proposal Real Madrid ternyata menyetujui penawaran yang diajukan oleh PSG.

PSG diberitakan berencana untuk mengeluarkan biaya transfer sebesar 134 juta pounds atau sekitar Rp 2,31 triliun.

Agen Paul Pogba yaitu Mino Raiola pun dikabarkan akan terkena cipratan dari transfer tersebut yaitu dengan dana sebesar 22 juta pounds atau sekitar Rp 379 miliar.

Kabarnya, Paul Pogba bahkan sudah sepakat dengan gaji yang ditawarkan oleh PSG yaitu senilai 429 ribu pounds per pekan.

Namun demikian, Paul Pogba akhirnya gagal menuju ke Paris karena situasi domino untuk saga transfer PSG.

Gagalnya pemain PSG, Neymar, kembali ke Barcelona nyatanya secara tidak langsung membatalkan kepindahan Paul Pogba.

Sebenarnya, PSG sudah merestui Neymar pulang ke mantan klubnya yaitu Barcelona.

PSG setuju untuk melepas Neymar jika Barcelona mau membayar mahar transfer dan ditambah pemain mudanya, Ousmane Dembele.

Akan tetapi, Ousmane Dembele menolak menjadi tumbal kepulangan Neymar dan tidak ingin dirinya masuk ke dalam daftar kesepakatan pemain asal Brazil itu.

Neymar pun gagal kembali ke Barca dan Paul Pogba juga gagal menuju ke PSG pada akhirnya.