Menjamu Sevilla, Barcelona Dikabarkan Alami Krisis di Lini Pertahanan

Barcelona akan menghadapi Sevilla dalam laga lanjutan La Liga pekan kedelapan musim kompetisi 2019/2020.

Pertandingan Barcelona melawan Sevilla akan digelar di Camp Nou pada hari Senin (7/10) mendatang.

Namun demikian, ada kabar tak bagus sedang menghampiri skuad Barcelona jelang lawan Sevilla nanti.

Bertindak sebagai tuan rumah, Barcelona akan menghadapi Sevilla dengan beberapa pemain yang terpaksa harus absen.

Barcelona dikabarkan sedang mengalami krisis pemain belakang lantaran ada beberapa pemain yang berposisi sebagai bek diberitakan akan absen.

Dikutip dari Barcablaugranes, sudah ada empat pemain yang diberitakan akan absen dalam laga melawan Sevilla nanti.

Keempat pemain tersebut adalah Samuel Umtiti, Clement Lenglet, Jordi Alba, dan Junior Firpo yang membuat pelatih Ernesto Valverde harus memutar otak untuk komposisi pemainnya nanti.

Clement Lenglet mendapatkan kartu merah pada laga melawan Getafe saat memasuki menit ke-82 dan hal tersebut membuat namanya tak bisa berada dalam daftar pemain Barcelona nanti.

Selain Clement Lenglet, bek tim berjuluk Blaugrana lainya yakni Jordi Alba juga kabarnya tak akan bermain dalam laga melawan Sevilla.

Jordi Alba masih belum tampak ikut berlatih bersama dengan skuad Barcelona lainnya.

Sebelumnya, Jordi Alba sudah absen karena mengalami cedera hamstring yang membuatnya kini harus fokus untuk menjalani proses pemulihan.

Sementara itu, Junior Firpo juga sama dengan Jordi Alba yang mana dia juga masih belum tampak ikut latihan bersama para pemain lainnya di skuad Barcelona.

Samuel Umtiti juga masih tidak akan bermain karena dia sedang dibekap cedera dan harus fokus pada masa penyembuhan cederanya.

Maka dari itu, berbagai media sudah merilis kandidat dengan deretan bek yang akan menggantikan peran keempat pemain itu.

Salah satu pemain belakang yang diberitakan akan bermain pada laga melawan Sevilla nanti adalah pemain Barcelona B, Ronald Araujo.

Ronald Araujo dikabarkan sudah diikutkan dalam latihan yang dipimpin langsung oleh Ernesto Valverde pekan ini.

Patut ditunggu keputusan apa yang akan diambil oleh Ernesto Valverde ketika menghadapi Sevilla di Camp Nou nanti.

Ada Rumor Kecurangan pada Terpilihnya Lionel Messi sebagai The Best FIFA Men’s Player 2019

Terpilihnya pemain Barcelona, Lionel Messi, sebagai The Best FIFA Men’s Player 2019 sudah menjadi buah bibir para penggemar sepak bola di seluruh dunia.

Hanya memenangi satu gelar domestik yakni juara La Liga 2018/2019, Lionel Messi berhasil mengalahkan dua nama lainnya yang menjadi kandidat kuat yakni Cristiano Ronaldo dan Virgil van Dijk.

Lionel Messi unggul dengan perolehan 46 poin dari Virgil van Dijk yang menghuni peringkat dua dengan 38 poinnnya dan Cristiano Ronaldo yang berada di peringkat ketiga dengan perolehan 36 poin.

Kemenangan Lionel Messi memang mengagetkan semua pihak, pasalnya dua kandidat pesaingnya mampu meraih gelar juara yang lebih prestisius di musim kompetisi 2018/2019.

Virgil van Dijk berhasil mengantarkan Liverpool meraih satu titel bergengsi di Eropa yaitu Juara Liga Champions 2018/2019.

Sedangkan Cristiano Ronaldo sukses meraih dua gelar yaitu juara Serie A 2018/2019 bersama Juventus dan UEFA Nation League bersama timnas Portugal.

Namun demikian, The Best FIFA Men’s Player 2019 bukanlah ajang untuk beradu gengsi di dunia sepak bola, karena pemenangnya dipilih melalui pemungutan suara.

Penentuan siapa pemenang The Best FIFA Men’s Player 2019 dilakukan melaalui voting di situs resmi FIFA dengan fans, pelatih, kapten timnas, dan perwakilan media sebagai pesertanya.

Akan tetapi, baru-baru ini ada rumor soal indikasi kecurangan soal Lionel Messi yang menang tersebut mulai tersebar.

Dilansir dari BolaSport, FIFA dikabarkan sudah melakukan rekayasa soal suara yang diberikan oleh kapten timnas Nikaragua yaitu Juan Barrera yang bermain di klub Real Esteli.

Hal tersebut diakui sendiri oleh Juan Barrera yang mana dia juga mengklaim tidak berpartisipasi dalam pemungutan suara tersebut.

“Semua informasi tentang pilihan saya di #TheBest2019 adalah palsu, terima kasih,” tulis Juan Barrera di Twitter pribadinya.

Selain itu, pelatih timnas Sudan yaitu Zdravko Lugarosic juga mengakui bahwa pilihannya sudah diubah oleh FIFA.

Sebenarnya, Zdravko Lugarosic sudah menentukan pilihannya sendiri yaitu dengan memilih Mohamed Salah (1), Sadio Mane (2), dan Kylian Mbappe (3).

Namun, di laporan FIFA, dia justru tertulis sudah memilih  Lionel Messi (1), Virgil van Dijk (2), dan Sadio Mane (3).

Meskipun demikian, belum ada kabar lebih lanjut soal rumor tersebut dan FIFA sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi,

Posisi Ernesto Valverde Tak Aman, Legenda Barcelona Dirumorkan Jadi Penggantinya

Pelatih Barcelona saat ini, Ernesto Valverde, sedang dalam tekanan dan kini sudah berhembus berita soal calon-calon kuat pengganti posisinya.

Kiprah Barcelona di awal musim 2019/2020 ini memang tidak begitu mengesankan.

Apalagi, jika menilik laga-laga tandang yang dijalani oleh Barcelona, bisa dibilang pantas para pendukung tim berjuluk Blaugrana itu tidak senang.

Barcelona belum pernah menang saat menjalani laga tandang mereka. Dalam empat laga tandang, mereka hanya mampu meraih dua hasil imbang.

Dua pertandingan tandang lainnya yang dijalani Barcelona nyatanya berakhir dengan kekalahan.

Terakhir, Barcelona dihajar di kandang Granada dengan skor 0-2 pada laga yang digelar hari Sabtu (21/9) kemarin.

Maka dari itu, rumor soal rencana dipecatnya Ernesto Valverde pun sudah semakin santer terdengar di berbagai media.

Salah satu yang dikabarkan bakal menjadi kandidat pengganti Ernesto Valverde adalah eks pemain Barcelona sendiri, Xavi Hernandez.

Menanggapi rumor yang menyeret namanya ke kursi kepelatihan Blaugrana tersebut, Xavi Hernandez mengaku bahwa dirinya memang memimpikan melatih tim tersebut nantinya.

“Orang-orang berharap banyak kepada saya sebagai pelatih Barcelona,” ujar Xavi yang dikutip dari Bolasport.

“Tentu saja saya senang jika dianggap memiliki potensi. Saya telah mengatakan sebelumnya bahwa saya turut mengimpikan melatih Barcelona kelak,” tutur Xavi Hernandez menambahkan.

Akan tetapi, Xavi sendiri mengakui bahwa dirinya belum begitu siap untuk mengemban tugas sebagai juru taktik Barca.

Xavi menilai bahwa dirinya masih membutuhkan pengalaman yang lebih jauh lagi soal dunia kepelatihan apabila ingin menjadi pelatih Barca.

“Namun, akan sulit untuk mengetahui kapan kembali karena saya masih membutuhkan pengalaman sebagai seorang pelatih,” kata Xavi.

“Sangat sulit untuk meninggalkan klub, begitu juga untuk kembali ke sana. Barcelona adalah klub yang memiliki ekspektasi tinggi dan saya butuh kesiapan akan hal itu,” ungkap dia memungkasi.

Saat ini, Xavi Hernandez sedang mengemban tugas sebagai pelatih tim asal Qatar, Al-Sadd.

Al-Sadd kini sudah mencatatkan tiga kemenangan di musim kompetisi 2019/2020 di bawah asuhan Xavi Hernandez.

Al-Sadd juga berhasil menembus semifinal Liga Champions Asia berkat tangan dingin Xavi Hernandez.